Dampak Covid-19 Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia serta Kebijakan Pemerintah

Oleh Muhammad Raihan Gunawan

Penyebaran virus Corona di Indonesia kian mengkhawatirkan. Berselang empat hari setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia, pemerintah pada Jumat, 6 Maret 2020 mengonfirmasi dua kasus baru. Dan dengan adanya Covid-19 ini sukses membuat beberapa masyarakat Indonesia, khususnya yang tinggal di perkotaan khawatir dan risau akan keberadaan wabah yang datang dari negeri matahari terbit ini.

Dari perspektif ekonomi, apabila pemerintah tidak bergerak cepat mengatasi penyebaran virus Corona, maka dikhawatirkan akan menyebabkan Indonesia alami krisis ekonomi berkepanjangan. Melihat kondisi sekarang, Pemerintah seakan dilema antara upaya yang benar-benar fokus mengatasi virus corona dengan upaya menyelamatkan perekonomian. Pemerintah masih terlihat belum tegas menghadapi wabah Covid-19 di Indonesia.

Namun, dengan semakin mewabahnya Covid-19 akhirnya pemerintah sadar dalam menyikapi hal tersebut. Belum lama ini, pemerintah sedang menyiapkan stimulus fiskal jilid kedua dengan fokus pada industri manufaktur dan kemudahan ekspor-impor.  Stimulus fiskal jilid kedua ini diluncurkan untuk mengatasi dampak negatif wabah virus corona yang menyebar di Indonesia yang juga akan berpengaruh terhadap kinerja pertumbuhan ekonomi Indonesia, kinerja ekspor Indonesia, current account deficit (CAD), kinerja fiskal, dan aliran modal.

Disamping itu, Menkeu juga mengatakan bahwa akan ada skema untuk percepatan restitusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Dalam hal ini, pemerintah menggunakan kebijakan fiskal sebagai alat untuk melawan pelemahan ekonomi domestik sebagai dampak dari virus corona.

Segala upaya dalam menyelamatkan perekonomian Indonesia terus diupayakan dan tidak terkecuali perlu dukungan dari masyarakat agar selalu waspada dan tidak panik dalam mengahadapi wabah Covid-19. Kita berdoa kepada ALLAH Subhanahu Wata’ala agar melindungi diri kita, keluarga, sahabat dan negeri ini dari bencana. Aaminn.

Comments